Mobilitas Lebaran 2026 Meningkat, Penumpang Transportasi Melonjak Signifikan
Produksi Padi dan Jagung Awal 2026 Meningkat, Meski Maret Mengalami Penurunan
JAKARTA, kacakmedia.com – Badan Pusat Statistik mencatat kinerja produksi padi dan jagung nasional pada awal tahun 2026 menunjukkan tren positif, meskipun pada Maret terjadi penurunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Pada Maret 2026, luas panen padi diperkirakan mencapai 1,61 juta hektare, turun 3,16 persen dibanding Maret 2025. Seiring itu, produksi padi tercatat sebesar 8,75 juta ton gabah kering giling (GKG), atau turun 3,69 persen. Produksi beras pada periode yang sama juga menurun menjadi sekitar 5,04 juta ton.
Namun secara kumulatif, kinerja sektor padi menunjukkan peningkatan. Sepanjang Januari–Maret 2026, luas panen padi mencapai 3,11 juta hektare, tumbuh 9,68 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Produksi padi juga meningkat menjadi 16,84 juta ton GKG, naik 10,50 persen.
BPS memperkirakan potensi produksi padi pada periode April–Juni 2026 akan mengalami penurunan. Luas panen diproyeksikan mencapai 3,16 juta hektare, turun 7,64 persen, dengan potensi produksi sekitar 16,68 juta ton GKG.
Meski demikian, secara keseluruhan semester pertama 2026 tetap menunjukkan tren positif. Luas panen padi Januari–Juni diperkirakan mencapai 6,27 juta hektare, sementara produksi padi diproyeksikan sebesar 33,52 juta ton GKG, atau naik 0,26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Di sektor jagung, kondisi serupa juga terjadi. Pada Maret 2026, luas panen jagung tercatat sekitar 0,25 juta hektare, turun 14,44 persen, dengan produksi mencapai 1,40 juta ton, atau turun 14,23 persen.
Sementara itu, untuk periode April–Juni 2026, luas panen jagung diperkirakan meningkat tipis menjadi 0,66 juta hektare, meskipun produksi diproyeksikan sedikit menurun menjadi 3,77 juta ton.
BPS menilai dinamika produksi padi dan jagung pada awal 2026 menunjukkan adanya fluktuasi musiman, namun secara umum kinerja sektor pertanian masih berada dalam tren yang stabil dan cenderung meningkat.