Universitas Telkom Perkuat Komunikasi Dialogis Berbasis Media Sosial di Bandar Lampung
Universitas Telkom melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertajuk “Komunikasi Dialog dalam Praktik Kehumasan Menggunakan Sosial Media” di Kota Bandar Lampung, Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas komunikasi publik berbasis dialog dan etika dalam pemanfaatan media sosial di tingkat komunitas.
Program tersebut melibatkan santri, pengurus yayasan, serta perwakilan komunitas mitra dari Yayasan Kolaborator Kebaikan Indonesia. Peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya komunikasi dialogis dalam praktik kehumasan, terutama dalam membangun relasi yang setara antara institusi dan masyarakat melalui media sosial.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas Telkom, Dr. Razie Razak, menyampaikan bahwa media sosial perlu dipahami sebagai ruang dialog publik, bukan sekadar kanal penyebaran informasi. “Praktik kehumasan saat ini dituntut untuk mampu membangun komunikasi dua arah yang etis dan berkelanjutan. Melalui pendekatan komunikasi dialogis, institusi dapat memperkuat kepercayaan publik serta mendorong partisipasi masyarakat secara lebih bermakna,” ujarnya.
Menurut Razie, penerapan prinsip komunikasi dialogis seperti keterbukaan, empati, dan komitmen menjadi semakin penting di tengah perkembangan teknologi komunikasi digital. Pendekatan tersebut juga perlu disesuaikan dengan konteks budaya lokal agar pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi dan dialog interaktif. Peserta diajak membahas praktik komunikasi yang selama ini dijalankan, sekaligus mempelajari cara merespons masukan dan pertanyaan publik secara lebih kontekstual dan dialogis di ruang digital.
Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, Universitas Telkom berharap pendekatan komunikasi dialogis dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh mitra dan komunitas, sehingga media sosial benar-benar berfungsi sebagai sarana membangun relasi yang sehat antara institusi dan masyarakat..