KPSTI Jawa Barat Resmi Dilantik, Dorong Pencak Silat Tradisi Go
Gunung Dukono Erupsi Lagi: Kolom Abu Membubung 1.000 Meter, Warga Halmahera Utara Diminta Gunakan Masker
HALMAHERA UTARA, Kacak Media – Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara kembali menunjukkan aktivitas vulkanik intens pada Minggu (10/5/2026). Laporan terbaru dari Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono mencatat lontaran abu vulkanik mencapai ketinggian kurang lebih 1.000 meter di atas puncak.
Letusan ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi yang signifikan. Hingga saat ini, status Gunung Dukono masih bertahan di Level II (Waspada).
Dampak Sebaran Abu dan Gangguan Aktivitas
Kolom abu terpantau berwarna kelabu tebal dengan intensitas kuat yang condong ke arah timur dan timur laut. Wilayah yang terdampak langsung mencakup beberapa desa di Kecamatan Galela.
Berikut adalah kondisi terkini di lapangan:
- Paparan Abu: Hujan abu tipis mulai menyelimuti pemukiman warga dan lahan pertanian.
- Risiko Kesehatan: Otoritas kesehatan memperingatkan potensi ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut).
- Keselamatan Penerbangan: Otoritas bandara terus memantau Volcanic Ash Advisory (VONA) untuk memastikan jalur penerbangan tetap aman.
Rekomendasi Keamanan dan Zona Bahaya
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan imbauan penting bagi warga dan wisatawan:
- Radius Steril: Dilarang beraktivitas dalam radius 3 kilometer dari Kawah Malupang Warirang.
- Proteksi Diri: Warga wajib menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut saat beraktivitas di luar ruangan.
- Waspada Lahar: Mengingat curah hujan tinggi, warga di aliran sungai yang berhulu di Gunung Dukono diminta waspada terhadap potensi banjir lahar dingin.
Pesan BPBD: Masyarakat dihimbau tetap tenang, tidak terpengaruh isu hoaks, dan selalu mengikuti informasi resmi dari BPBD Halmahera Utara. Pemantauan visual dan kegempaan terus dilakukan selama 24 jam penuh.