BPS: Inflasi Tahunan Juni 2026 Capai 3,34 Persen, Transportasi Jadi
Kekeringan Meluas, Longsor di Sabang dan Karhutla Belitung Timur Warnai Penanganan Bencana BNPB
JAKARTA, Kacakmedia.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan situasi dan penanganan bencana di sejumlah wilayah Indonesia selama periode Sabtu (27/6) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (28/6) pukul 07.00 WIB. Bencana hidrometeorologi, baik basah maupun kering, masih mendominasi akibat pengaruh kondisi cuaca dan musim.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengatakan kekeringan menjadi salah satu ancaman utama yang mulai dirasakan di sejumlah daerah seiring berlangsungnya musim kemarau.
baca juga:
Alam Takambang Jadi Guru: Filosofi Minangkabau yang Tetap Relevan di Era Digital
Di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kekeringan terjadi di Desa Ridogalih, Kecamatan Cibarusah, pada Sabtu (27/6). Berkurangnya debit sumber air bersih menyebabkan 160 kepala keluarga (KK) terdampak.
Merespons kondisi tersebut, BPBD Kabupaten Bekasi segera melakukan asesmen serta berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat.
Krisis air bersih juga terjadi di Kota Bima, Nusa Tenggara Barat, akibat rendahnya intensitas hujan dalam beberapa waktu terakhir. Peristiwa yang dilaporkan pada Jumat (26/6) itu berdampak pada sekitar 1.129 kepala keluarga di sejumlah kelurahan di Kecamatan Rasanae Barat, Mpunda, Raba, dan Asakota.
BNPB menyebut tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut. Sebagai langkah penanganan, BPBD Kota Bima telah menyalurkan 70.000 liter air bersih kepada warga terdampak setelah melakukan asesmen dan koordinasi lintas instansi.
Baca juga:
Nelly Syara Debut Lewat Single “Tak Harus Sempurna”, Angkat Pesan Menerima Diri Apa Adanya
Sementara itu, tanah longsor terjadi di Kota Sabang, Aceh, pada Sabtu (27/6) pukul 18.00 WIB akibat hujan berintensitas tinggi yang berlangsung cukup lama.
Longsor melanda Desa Kuta Timur, Kecamatan Sukakarya. Berdasarkan data BNPB, satu warga mengalami luka berat dan dirujuk ke Banda Aceh, dua warga mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSUD Kota Sabang, sementara dua kepala keluarga mengungsi.
Baca juga:
Atalia Praratya Desak Hukuman Maksimal bagi Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Perempuan di Bandung
BPBD Kota Sabang bersama aparat desa dan masyarakat melakukan evakuasi korban serta bergotong royong membersihkan material longsor yang menutup area terdampak.
Di wilayah lain, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Kabupaten Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, pada Jumat (26/6) sekitar pukul 18.19 WIB.
Kebakaran yang terjadi di Desa Padang, Kecamatan Manggar, menghanguskan sekitar satu hektare lahan. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.
Baca juga:
Bank Indonesia: Utang Luar Negeri Indonesia April 2026 Tetap Terkendali, Rasio terhadap PDB Stabil
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) BPBD Kabupaten Belitung Timur langsung diterjunkan untuk melakukan pemadaman dan pendinginan hingga kondisi dinyatakan aman dan kondusif.
BNPB mengimbau pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, baik kekeringan maupun bencana akibat cuaca ekstrem.
Masyarakat diminta memantau informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi berwenang, menggunakan air secara bijak di daerah yang mengalami keterbatasan pasokan air bersih, serta segera melaporkan potensi bahaya kepada aparat setempat guna meminimalkan risiko bencana.