Pertamina EP dan PHR Teken Kerja Sama Pasokan Gas hingga 30 BBTUD di IPA Convex 2026
JAKARTA, kacakmedia.com – PT Pertamina EP dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) resmi menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) untuk mendukung kegiatan operasi produksi minyak dan gas bumi di Wilayah Kerja (WK) Rokan.
Penandatanganan kerja sama dilakukan dalam ajang IPA Convention and Exhibition 2026 oleh Direktur Utama PT Pertamina EP Rachmat Hidajat dan Direktur Utama PHR Muhamad Arifin.
Melalui kerja sama tersebut, Pertamina EP akan memasok gas untuk mendukung kebutuhan operasional migas di WK Rokan selama periode 2026 hingga 2030.
Direktur Utama PHR Muhamad Arifin mengatakan kerja sama ini menjadi bentuk sinergi antar entitas di lingkungan Subholding Upstream Pertamina dalam menjaga keberlanjutan pasokan energi nasional.
“Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi nyata antar entitas di lingkungan Subholding Upstream Pertamina guna memastikan keberlanjutan pasokan energi untuk mendukung operasi hulu migas nasional, khususnya di Wilayah Kerja Rokan,” ujarnya.
Kerja sama ini memiliki skema khusus karena sumber gas Pertamina EP tidak terhubung langsung dengan infrastruktur gas milik PHR.
Untuk mengatasi hal tersebut, implementasi penyaluran gas dilakukan melalui skema virtual pipeline dengan metode swap gas.
Skema tersebut melibatkan sejumlah pihak, yakni PT Pertamina Hulu Energi Jambi Merang sebagai produsen gas, PT Pupuk Sriwidjaja Palembang sebagai konsumen sekaligus titik pertukaran (swap point), serta PT Pertamina Gas sebagai operator jaringan pipa gas.
Volume penyaluran gas dalam perjanjian ini direncanakan mencapai 30 Billion British Thermal Units per Day (BBTUD).
Selain PJBG, kedua perusahaan juga telah menyepakati Swap Gas Agreement yang implementasinya telah memperoleh persetujuan dari SKK Migas.
Kerja sama ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat keandalan pasokan energi nasional sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan infrastruktur gas bumi yang terintegrasi di wilayah Sumatra bagian tengah dan selatan.
Melalui sinergi tersebut, Pertamina berharap operasional hulu migas nasional, khususnya di WK Rokan, dapat berjalan lebih efisien dan berkelanjutan di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional.